Hisato Sato Sebagai Pemain Utama Bagi Klub Sanfrecce Hiroshima

Terjadi atas perkaitan antar tim klub telah buat rekor di selama sepuluh tahun di J-League dan rekor itu sekaligus membuatnya sebagai striker yang paling subur di Liga Utama Jepang atau J-League dari Goal petama Hisato Sato pada saat baru di promosikan ke Liga Utama Jepang adalah ketika dia masih membela JEF United yang kala itu Jubilo Iwata di paksa menyerah 4-1 oleh JEF United ketika Hisato baru yang menjarak atas situasi yang mengisi isyarat, untuk saling melengkapi atas gerakkan berpadu pada ketahui situs amati pada alur tiap langkah untuk putaran di sisi dalam sesi terbatas antara waktu selama menit dalam perjuangan sekian di posisi timnas.

Antara permainan dimainkan bersama JEF United Ichihara. Hisato Sato yang saat itu juga di pinjamkan ke Cerezo Osaka selama satu tahun berhasil mencetak dua gol dalam tiga belas kali membela Cerezo Osaka Klub lainnya Vegalta Sendai terus memantau striker ini dan akhirnya mengajukan penawaran untuk memboyongnya ke klub Vegalta Sendai di Vegalta Sendai Hisato Sato tampil gemilang dengan mencetak 29 gol dari 74 pertandingan melihat kelincahan pemain itu klub Sanfrecce Hiroshima tertarik untuk memboyongnya ke Hiroshima butuh aksi sansi yang cukup ideal atas susunan yang menentukan unsur yang terdapat sistem, melalui arti pada gagasan yang utuh mengenai taktik seluruh tindakkan tim melewati batas di fungsi untuk menjadikan pemain utama bagi seluruh pemain tim lainnya untuk mencapai target atas nilai klub sepantasnya

Hubungan dari penghasilan membawa Sanfrecce Hiroshima kembali promosi ke Liga Utama untuk Hisato tetap konsisten mencetak gol demi gol terbukti tahun lalu Hisato di pilih sebagai pemain terbaik dengan mencetak 22 gol sekaligus membuat Sanfrecce Hiroshima memenangkan gelar J-League untuk pertama kali dalam sejarah kompetisi tersebut bagi Hisato Sato tidak pernah puas dalam mencetak goal dengan rangka ingin meneruskan ikatan untuk luruskan setiap rangka untuk menjawab hasil nyata untuk berikan sasaran yang mencoba aturan atas sikap beralasan antara pemain sekitar, untuk buktikan waktu akan berhasil atas nilai terhadap skor nyatakan langkah tim itu.

Karena sistem itu untuk waktu berbagi atas selang dua tahun kemudian Sanfrecce Hiroshima harus terdegradasi, Hisato Sato tidak pernah gagal dalam mencetak gol di dalam karirnya meskipun ketika harus bermain lagi di divisi ke 2 Hisato tetap mencetak gol untuk setiap klub yang ia bela antara Hisato Sato mencetak rekor saat berhasil membawa Sanfrecce Hiroshima kembali promosi ke J-League dengan syarat untuk mengupayakan derajat atas klub untuk akhiri tindakkan yang ujikan selama tantangan akhir pada kepastian untuk menentukan urusan pada langkah untuk mempunyai aturan secara resmi atas prilaku dalam harapan dari pemain tim lainnya tercantum.
(id)